Sebagian orang mengenal Habiburrahman El Shirazy (lahir di Semarang, 30 September 1976) sebagai penulis novel best seller berjudul Ayat-ayat Cinta, yang dalam waktu tiga tahun sudah menembus oplah sekitar 300 ribu eksemplar.

Belakangan, makin banyak orang yang tahu bahwa di balik kepiawaiannya merangkai kata dalam bentuk tulisan, ia pun jago berdakwah lewat lisannya. Maka undangan untuk mengisi pengajian pun makin sering datang kepadanya. Ada yang mengundangnya semata-mata untuk mengisi pengajian, ada juga panitia yang sengaja menyelipkan jadwal ceramah di tengah-tengah acara bedah buku dan talkshow di bidang perbukuan. ”Pernah di Palembang, dalam dua hari saya harus mengisi delapan acara, baik bedah buku dan talkshow, maupun mengisi ceramah agama,” tutur peraih penghargaan Pena Award 2005 itu.

Habiburrahman adalah alumnus Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir, sebuah universitas Islam terkemuka di dunia. Di Negeri Seribu Menara itu, ia menimba ilmu keislaman tak kurang dari tujuh tahun lamanya (1995-2002). Sampai saat ini dia telah menulis belasan judul buku dan hampir semua buku yang ditulisnya best seller. Untuk bukunya berjudul ayat-ayat cinta saja dia mendapat royalty 1,5 Miliar Rupiah. Sedangkan untuk buku-bukunya yang lain tidak kurang dari 100 juta yang dia kantongi per judul.

Tempat tanggal lahir: Semarang, 30 September 1976
Pendidikan: S-1 Universitas Al-Azhar Cairo, Mesir dan S-2 The Institute for Islamic Studies in Cairo, Mesir
Nama istri: Muyasaratun Sa’idah
Nama anak: Muhammad Nail Author

Karya
· Ayat-ayat Cinta
· Ketika Cinta Berbuah Surga
· Di Atas Sajadah Cinta
· Ketika Cinta Bertasbih
· Dalam Mihrab Cinta
· Nyanyian Cinta
· Ketika Derita Mengabadikan Cinta
· Pudarnya Pesona Cleopatra

About these ads