Pondok Pesantren yang dahulu sering dipandang sebelah mata, sekarang ini mulai menjadi pusat perhatian dari beberapa kalangan. Kesan Pesantren yang kolot, terbalakang, kumuh, dsb mulai berubah menjadi disiplin, energik, progressif, aktif, dan nilai-nilai positif lainnya.

Bahkan sistem pesantren juga mulai diadopsi di dunia modern ini dengan berbagai lebel seperti boarding shcool, sekolah terpadu, pendidikan sistem 24 jam, dll. Tidak ketinggalan dunia pesantren juga diangkat dalam beberapa novel yang akhirnya laris manis bahkan diterbitkan dalam beberapa bahasa.

Sebagai contoh novel negeri 5 Menara, sebuah novel yang menceritakan kehidupan santri-santri di sebuah pesantren modern. Novel ini  bukan hanya laris manis tetapi juga sudah merambah ke layar lebar. Selain itu, banyak lagi novel seperti Pesantren Ilalang, Love in Pesantren, Pangeran Bersarung, Santri Baru Gede, dll. Banyak pula penulis novel yang berlatar belakang pesantren,seperti Habiburrahman As-Syirazi, Aguk Irawan, A. Fuadi, dll.

Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya dunia pesantren kaya akan nilai-nilai yang dapat menjadi teladan di masyarakat. Bahkan tokoh-tokoh kita banyak juga dilahirkan dari dunia pesantren.

Semoga dunia pesantren memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat sehingga tercipta masyarakat yang Madani, Religius dan Sejahtera. Amin*

*(Yasir Maqosid, Pengasuh Pesantren Syafi’i Akrom – Kota Pekalongan – Jawa Tengah)