Desember 2009


Buku panduan Haji dan Umrah yang berjudul “Keagungan Makkah dan Madinah” mulai diminati masyarakat Indonesia yang berada di Hongkong. Pada awalnya ada salah seorang warga Indonesia di Hongkong yang memiliki buku itu dan dibawa ke Hongkong. Kemudian ada beberapa orang yang tertarik dengan buku itu sehingga memesan beberapa eksemplar. Selanjutnya ada lagi pemesanan untuk buku tersebut.

Buku “Keagungan Makkah dan Madinah” memang dibuat tidak terlalu tebal dan menggunakan bahasa ringan sehingga mudah untuk dipahami siapa saja, terutama bagi mereka yang ingin mengetahui seluk beluk kota Makkah dan Madinah, sebelum berziarah ke Kota Suci umat Islam ini dalam rangka menunaikan ibadah haji dan umroh.

Selain itu, buku “Keagungan Makkah dan Madinah” juga memuat kisah-kisah yang dialami orang-orang yang menunaikan ibadah haji dan umroh sehingga dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk menunaikan ibadah haji dengan khusyuk.

Bagi yang tertarik dengan buku “Keagungan Makkah dan Madinah” dapat memesannya via sms ke nomor 081542179705 atau lewat e-mail: yasir.maqosid@gmail.com

Iklan

Pemerintah Kota Pekalongan sekarang ini mulai peduli dengan pendidikan, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kegiatan-kegiatan bersifat pendidikan yang diselenggarakan Pemkot, salah satunya adalah Pameran Buku Murah yang diadakan sebanyak dua kali dalam setahun.

Pada pemeran yang bertempat di Jl. Jetayu ini, banyak diikuti oleh penerbit-penerbit di antaranya: Gramedia, Diva Press, GIP, dan lain-lain. Pemeran kali ini berlangsung pada tanggal 3-8 Desember 2009.

Saat melihat-lihat pameran ini, ada sedikit perbedaan dengan pameran yang diselenggarakan di kota-kota besar. Jika di kota-kota besar yang diburu adalah buku yang best seller, tetapi kalau di sini yang banyak diburu adalah buku-buku murah.

Saya sendiri juga berburu buku murah untuk koleksi perpustakaan pondok pesantren Syafii Akrom Jenggot Pekalongan. Dengan berbekal uang 90.000 dapat 12 buku yang bagus-bagus dan tebal-tebal. Salah satunya adalah terbitan Diva Press dan buku-buku yang dijual Rp. 5000-an.

Mudah-mudahan pameran seperti ini selalu diselenggarakan oleh Pemkot, karena manfaatnya sangat banyak sekali, apalagi di kota Pekalongan sebenarnya banyak peminta buku, tetapi karena tidak ada toko buku besar di sini, jadi kadang ketinggalan info-info buku menarik.