sepiorderman

Setelah keluar dari perusahaan penerbit buku Islam karena dituntut mengabdi di Pondok Pesantren, otomatis aku bekerja sebagai freelancer, baik sebagai penerjemah maupun editor. Sebenarnya enak mana antara menjadi freelancer atau sebagai pekerja tetap? Jawabnya tergantung masing-masing orang. Ada yang senang bekerja tetap karena gaji sudah pasti didapat setiap bulan. Ada pula yang lebih suka bekerja secara freelance karena hasilnya lebih besar dan punya waktu luang untuk mengembangkan bisnis, hobi, ataupun mengerjakan tugas lainnya.

Namun, sisi pekerja freelancer adalah ketika sakit dia tidak mendapat tanggungan, tidak sebagaimana pekerja tetap yang jika sakit masih tetap mendapat gaji utuh. Selain itu, yang terpenting adalah pekerja freelancer harus punya link-link yang baik dengan mitra kerja. Dia tidak boleh terpaku pada satu mitra, tapi harus punya jaring-jaring yang banyak. Ibarat Spiderman, jaring-jaring itu yang bisa membuatnya berloncatan di gedung-gedung dan menyelamatkan orang lain, tentunya juga menyelamatkan dirinya.

Tapi jika dia tidak memiliki banyak jaring-jaring, otomatis dia akan kekurangan jika mitranya selama ini tidak memberinya order. Alih-alih menjadi Spiderman, tenaga freelancer yang tidak punya banyak jaringan akan menjadi Spiorderman.