Ungkapan itu kini diwujudkan panitia penyelenggara Pesta Buku Jakarta (PBJ) 2008, yakni dengan membuka fasilitas kasir bersama untuk pembayaran non tunai.Tujuannya untuk mempermudah para pengunjung yang ingin melakukan trnsaksi pembelian hari itu.
Jenis kartu pembayaran non tunai yang dapat digunakan adalah kartu debit BCA maupun kartu kredit VISA dan MASTER dari berbagai bank.


Sebanyak delapan petugas dan empat orang pengawas yang terdiri dari putra-putri disebar di empat titik lokasi strategis. Mereka dipusatkan ditiap pintu masuk dan keluar hall B1, B2, B3, dan B4.
Adanya sistim pembayaran yang dilakukan panitia cukup mumpuni, terbukti seperti apa yang diungkap Muri (28), seorang karyawan kantor sebuah perusahaan swasta yang ditemui usai bertransaksi via kartu debetnya.
“Dengan adanya fasilitas pembayaran lewat debet ini, saya sangat terbantu. Karena saat datang ke sini saya nggak bawa uang banyak. Berhubung ada fasilitas ini, jadi saya bisa belanja buku banyak deh” tutur wanita pemilik rambut pirang ini.
Dari keterangan Ade Meriana, salah seorang yang bertugas di kasir 1 mengatakan,” fasilitas ini bisa digunakan oleh siapa saja dan penggunaannya sangat cepat dan efisien”ujar wanita pengguna jilbab ini. Ia juga menyebut bahwa kasir bersama tidak membebankan biaya apapun kepada pembeli. Pambayaran yang diterima kasir bersama akan ditransfer ke rekening masing-masing penerbit, setelah dipotong biaya administrasi oleh panitia maksimun 14 hari setelah pameran.
“Nah yang perlu diingat adalah bahwa sistem ini hanya menerima pembayaran yang non tunai dan tidak dapat dikombinasikan serta tidak dapat melakukan penarikan uang secara tunai”ujarnya lagi.
Selain itu,”kami juga tidak melayani penambahan diskon dan penebusan voucher”katanya lagi.

Sumber: www.pestabukujakarta.com